Jumat, 19 April 2013

Pidato SBY soal Demokrat di Istana banjir kecaman

Pidato SBY soal Demokrat di Istana banjir kecamanPidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal Yenny Wahid yang batal bergabung dengan Partai Demokrat menuai kecaman. Sebabnya, pidato itu disampaikan di Istana Negara yang fasilitas negara.

Sebagian kalangan menilai, SBY tak etis berbicara soal kepentingan partai politiknya di Istana. Seharusnya, jika pidato berbau Demokrat dapat dilakukan di kantor partai atau di kediamannya, Cikeas.

Dengan kejadian itu, rakyat akan menilai SBY tidak profesional karena mulai mencampuradukan kepentingan partai dengan tugas kenegaraan. Ke depan, sebaiknya hal seperti ini tidak terjadi lagi.

Namun, anggota Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan menyebut tidak ada masalah dengan keputusan SBY mengumumkan persoalan partai di Istana. Sebab, selama menjalani tugasnya, SBY memang sudah tinggal di Istana dan pernyataan SBY itu disampaikan di luar jam kerja.

"Dia (SBY) kan tinggal di Istana, ya kalau d luar jam kerja ya boleh dong, masa enggak boleh?" kata Syarief.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar