Sabtu, 20 April 2013

Rupiah Stabil Merespon Positif Ekonomi Indonesia

Jakarta ( Berita ) : Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS Jumat pagi bergerak stabil merespon masih masuknya dana asing menyusul positifnya ekspektasi pelaku pasar terhadap ekonomi Indonesia.
Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta Jumat pagi melemah empat poin menjadi Rp9.712 dibanding posisi sebelumnya Rp9.708 per dolar AS.
Analis Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih di Jakarta, Jumat [19/04] mengatakan dana asing yang masuk ke pasar saham yang sudah mencapai 1,8 miliar dolar AS sepanjang tahun ini merupakan salah satu faktor nilai tukar stabil.
Ia menambahkan revisi pertumbuhan ekonomi global oleh lembaga dana moneter internasional (IMF) dari 3,5 persen menjadi 3,2 persen tidak berpengaruh terhadap ekpektasi pertumbuhan ekonomi domestik.
"IMF tetap memproyeksikan ekonomi Indonesia bisa tumbuh sebesar antara enam persen-6,3 persen untuk tahun 2013 dengan faktor utama masih tingginya permintaan domestik," katanya.
Analis Trust Securities, Reza Priyambada menambahkan pergerakan nilai tukar rupiah hanya melemah tipis setelah merespon pernyataan salah satu pejabat tinggi bank sentral Eropa (ECB) yang mendukung rencana menurunkan tingkat suku bunga jika kondisi ekonomi semakin terpuruk.
"Di sisi lain, ECB juga berencana menurunkan nilai mata uang euro agar dapat meningkatkan daya saing ekspor di kawasan Eropa turut mendapat respon negatif dari domestik," tambahnya.
Ia memperkirakan nilai tukar masih dapat bergerak positif seiring dengan Bank Indonesia (BI) yang tetap mengintervensi sesuai dengan kondisi fundamental ekonomi dalam negeri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar